Skip to main content

Kisah di Behol - Kucing Liar di Rumahku (#9)

Cerita Kucing Liar di Rumahku: Si Behol yang Hebat

Kucing liar di rumahku


Halo teman-teman! 😊

Hari ini aku mau cerita tentang seekor kucing yang sering datang ke rumahku. Kucing ini bukan kucing peliharaan, tapi sudah seperti bagian dari rumah kami. Namanya adalah Behol.


Aku tidak tahu siapa yang pertama kali memberi nama Behol, tapi nama itu sudah dipakai sejak lama. Kata Ayah, kucing ini sudah ada sejak aku masih kecil, bahkan mungkin umurnya sama atau lebih tua dari aku yang sekarang sudah 9 tahun.


Jadi aku sering berpikir, “Wah, berarti Behol sudah lama banget hidup di sini ya!”


Behol itu kucing yang unik. Warnanya belang tiga, yaitu hitam, orange, dan putih. Bulunya terlihat campur-campur tapi justru jadi cantik. Kalau dia duduk diam, kelihatan seperti kucing yang anggun.


Kadang Behol datang ke rumah dengan santai, seperti dia memang pemilik rumah. Dia suka duduk di teras, atau masuk ke garasi. Kadang juga dia mengeong seperti minta makan.


Aku dan keluarga sering memberi makan Behol. Walaupun dia bukan kucing kami, tapi kami tidak tega kalau dia lapar. Lama-lama, Behol jadi sering datang karena tahu di rumahku ada makanan.


Kata Ayah, dulu Behol sering sekali melahirkan di garasi rumah kami. Wah, aku kaget waktu dengar itu! Ternyata garasi rumahku seperti tempat favorit Behol untuk melahirkan.


Setahun, Behol bisa melahirkan beberapa kali. Setiap kali melahirkan, anaknya bisa sampai 4 atau 5 ekor. Banyak sekali ya! Jadi tidak heran kalau Ayah bilang Behol itu seperti “primadona” di gang kami.


Aku sempat tertawa waktu Ayah bilang begitu. Maksudnya, Behol itu kucing yang sering punya anak, jadi terkenal di gang kami.


Aku pernah melihat anak-anaknya Behol. Kecil-kecil, lucu, dan suka bermain. Mereka sering berlarian di sekitar garasi. Aku senang sekali melihatnya.


Tapi tidak semua anaknya tinggal lama. Ada yang dibawa orang, ada yang pergi sendiri saat sudah besar. Kadang aku merasa sedih, tapi Ayah bilang itu memang biasa terjadi pada kucing liar.


Sekarang, Behol sudah tidak seperti dulu lagi. Dia sudah tua. Gerakannya tidak secepat dulu. Dia lebih sering diam dan beristirahat.


Yang membuat aku sedih, kaki belakang kiri Behol sekarang pincang. Kata Ayah, dulu Behol pernah kelindes mobil yang lewat. Mungkin karena itu kakinya jadi tidak normal.


Waktu aku melihat Behol berjalan pelan dengan kaki pincangnya, aku merasa kasihan sekali. Tapi Behol tetap kuat. Dia masih bisa berjalan, walaupun pelan.


Aku jadi merasa Behol itu kucing yang hebat. Walaupun sudah tua dan pernah terluka, dia tetap bertahan hidup. Dia tetap datang ke rumahku dan tetap semangat.


Kadang aku duduk dekat Behol dan melihatnya. Aku jadi berpikir, Behol sudah melalui banyak hal dalam hidupnya. Dari melahirkan banyak anak, sampai mengalami kecelakaan.


Lalu aku kepikiran sesuatu yang lucu. Karena umur Behol mungkin sama atau lebih tua dari aku, aku jadi bertanya dalam hati, “Apakah aku harus memanggil Behol dengan sebutan kakak?”


Hehe, lucu ya! Masa kucing dipanggil kakak?


Aku pernah bilang ke Ayah, “Yah, kalau Behol lebih tua, aku panggil Kak Behol saja ya?”

Ayah malah tertawa.


Ayah bilang, “Tidak usah, tetap saja Behol. Tapi kamu boleh hormati dia seperti yang lebih tua.”


Aku jadi mengerti. Walaupun Behol lebih tua, dia tetap kucing. Tapi aku tetap harus menyayanginya dan tidak menyakitinya.


Sekarang setiap kali Behol datang, aku selalu senang. Aku kadang menyapanya, “Halo Behol!” sambil tersenyum.


Aku juga berusaha lebih lembut saat dekat dengannya, karena dia sudah tua. Aku tidak ingin membuatnya takut atau sakit.


Dari Behol, aku belajar banyak hal. Aku belajar tentang kasih sayang kepada hewan. Aku juga belajar bahwa makhluk hidup juga bisa tua dan lemah, jadi harus kita jaga.


Aku juga belajar bahwa setiap makhluk punya cerita hidupnya sendiri. Behol mungkin tidak bisa bercerita, tapi dari melihatnya, aku tahu dia sudah mengalami banyak hal.


Aku berharap Behol bisa tetap sehat dan terus datang ke rumahku. Aku ingin terus melihatnya dan menjaganya sebisa aku.


Walaupun dia hanya kucing liar, tapi bagiku, Behol adalah teman yang spesial. 😊



Terima kasih ya teman-teman sudah membaca ceritaku tentang Behol!

Sampai jumpa di cerita berikutnya! 👋✨


Comments

Tulisan aku yang ramai

Cerita hari ini : " Aku Juara Mewarnai"

 Hari Ini Aku Ikut Lomba Mewarnai dan Jadi Juara 2! 🎨😊 Aku juara lomba mewarnai Halo teman-teman! Hari ini aku mau cerita pengalaman seru banget yang baru saja aku alami. Aku ikut lomba mewarnai di kantor Ayah! Acaranya dalam rangka *Closing May Day*. Dari pagi sampai siang, aku merasa senang sekali. Pagi-pagi sekali, aku sudah bangun dengan semangat. Aku tidak mau terlambat. Aku mandi, sarapan, lalu bersiap-siap membawa alat mewarnai. Ibu juga membantu menyiapkan semuanya. Aku berangkat bersama Aa dan Ibu naik Grab. Kami berangkat jam 7 pagi. Di jalan, aku merasa deg-degan tapi juga senang. Aku membayangkan nanti akan bertemu banyak teman dan ikut lomba. Perjalanan cukup lancar. Kami sampai di kantor Ayah sekitar jam 8 kurang 20 menit. Wah, masih pagi sekali! Tapi di sana sudah ramai. Banyak anak-anak yang juga mau ikut lomba mewarnai. Aku melihat tempat lombanya sudah disiapkan. Dan sudah banyak sekali yang sudah mulai mewarnai. Aku jadi makin semangat! Setelah duduk di tempat,...

Perkenalan Blog Aku (#1)

Perkenalan Blog Pribadi: Catatan Neng Cantik Halo teman-teman! 😊 Namaku Neng Cantik. Ini adalah blog pertamaku yang aku beri nama Catatan Neng Cantik . Di sini, aku mau bercerita tentang kegiatan sehari-hariku. Mulai dari bangun pagi, pergi sekolah, bermain, sampai hal-hal seru yang aku alami setiap hari. Aku suka sekali bercerita. Kadang aku cerita ke Ayah, kadang ke Ibu. Tapi sekarang, Ayah bilang kalau ceritaku bisa ditulis supaya bisa dibaca lagi nanti. Kata Ayah, tulisan itu seperti kenangan yang bisa disimpan lama. Jadi, aku mulai menulis di blog ini. Blog Catatan Neng Cantik ini seperti buku harian milikku. Bedanya, ini ada di internet. Jadi, aku bisa menulis banyak cerita tanpa takut bukunya penuh. Aku bisa cerita tentang teman-teman di sekolah, tentang pelajaran yang aku suka, atau tentang makanan enak yang aku makan hari itu. Setiap hari, aku mencoba mengingat apa saja yang terjadi. Misalnya, hari ini aku belajar menggambar di sekolah. Gambarku memang belum bagus, tapi aku ...

Aku ikut pawai Hari Kartini 2026 dari sekolah SDN Ciantra 01

Hari ini adalah hari yang sangat spesial dan menyenangkan untukku dan teman-teman di sekolah. Tanggal 21 April 2026, kami semua merayakan Hari Kartini dengan cara yang berbeda, yaitu dengan mengikuti pawai di sekitar lingkungan sekolah. Dari pagi hari, suasana di SD Negeri 1 Ciantra sudah ramai dan penuh warna. Semua murid terlihat cantik dan keren dengan pakaian yang beragam. Pawai Hari Kartini Sejak aku sampai di sekolah, aku langsung merasa senang sekali. Teman-temanku datang dengan berbagai macam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Ada yang memakai kebaya, ada yang memakai baju adat Jawa, Sunda, bahkan ada juga yang memakai pakaian adat dari luar pulau. Aku sendiri memakai baju Kebaya. Bajuku berwarna merah maroon dan terlihat cantik, aku sangat suka memakainya hari ini. Tidak hanya memakai baju adat, kami juga diminta untuk membawa poster tentang Hari Kartini. Poster yang kami bawa berisi kata-kata semangat dan inspirasi. Setiap anak membuat poster yang berbeda-beda, j...